Jawaban KPK Soal Nunun Nurbaeti


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhambat saat akan memeriksa salah satu saksi kunci dalam dugaan aliran cek pelawat usai pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. Informasi sekecil apapun mengenai keberadaan Nunun menjadi berharga.

Beberapa hari lalu, politisi senior asal Partai Golkar Fahmi Indris mendatangi KPK dan menyampaikan sejumlah informasi mengenai Nunun. Menurut Fahmi, Nunun terlihat segar bugar di Bangkok, Thailand.

Fahmi pun meminta agar Nunun mau diperiksa penyidik KPK. Dan jika dalam keadaan sakit, Nunun juga harus mau diperiksa oleh tim dokter independen yang dibentuk oleh KPK. "Silakan Bu Nunun datang ke KPK dengan didampingi pengacara, jangan dokter pribadinya. Biar dokter KPK yang menentukan dia sakit apa," kata Fahmi.

Menanggapi tudingan serta desakan mengenai pelaku penyuap ini, KPK meminta publik bersabar. "KPK juga sudah memikirkan masalah itu. Tentu apa yang dilakukan KPK belum menjadi konsumsi publik," kata Wakil Ketua KPK M Jasin dalam pesan singkat kepada VIVAnews.com.

Jasin menambahkan informasi seperti yang disampaikan Fahmi Idris bukan pertama kali diterima KPK. "Sudah beberapa kali kami terima."

Jasin juga menegaskan bahwa kasus aliran cek pelawat yang menyeret 30 politisi ke balik jeruji ini belum selesai. "Masyarakat hendaknya bersabar sedikit," ujarnya. (sj)
• VIVAnews


Masukkan Email Anda Disini untuk dapatkan BERITA terbaru :

Delivered by FeedBurner


Share/Bookmark
41772-07
 
tv1one tv1one-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template